AYO NARSIS BERSAMA PERBANKAN SYARIAH

     Ketua Prodi Perbankan Syariah Sandra Dewi, SE., MM. menyambut dengan senyum sumringahnya launching acara Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Perbankan Syariah, sebab organisasi di bawah pembinaan,  Dosen yang sedang menyelesaikan program Doktornya di Universitas Andalas ini tidak henti-hentinya melaksanakan kegiatan ke-organisasiannya. Hampir tidak ada saja  yang menghalangi baik covid-19 apalagi ramadhan, minggu kemarin sukses dengan acara Ngopi Bos (Ngobrol Pintar Bro dan Sister) hari ini mau launching program Narsis (Ngaji Al-Quran Bersama Insan Surga). 

     Rayzul Hawari, Koordinator Departemen Keagamaan yang punya program Ngaji Al-Quran Bersama Insan Surga yang disingkat dengan istilah NARSIS memiliki tujuan, disamping meningkatkan amalan di bulan Ramadhan memanfaatkan teknologi komunikasi di dalam suasana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ini, menyambung silaturahmi di antara kami yang sudah pulang ke kampungnya masing-masing.

     Program Narsis ini akan dimulai hari ini Kamis 7 Mei 2020 mulai jam 16.00 – 20.00 WIB dengan menggunakan Whatsapp. Peserta akan dibagi menjadi dua kelompok peserta yang masing-masingnya 90 Orang. Kelompok pertama akan membaca tadarus surat juz 1 sampai juz 15, kelompok kedua membaca tadarrus juz 16 sampai juz 30. Masing-masing peserta membaca 10 surat. Pembacaan tadarrus mengunakan alat perekam dan dikirimkan dengan melampirkan nomor/ nama surat serta nomor ayatnya. Pembacaan boleh biasa atau cara tartil.

     Rais Malik, sebagai penangungjawab kegiatan ini, optimis Narsis dapat berjalan dengan lancar dan sukses, karena kegiatan ini dibutuhkan oleh semua mahasiswa perbankan syariah begitu juga masyarakat umum, oleh karena itu, kita membuka juga untuk masyarakat kalau ingin bergabung. Kami sangat menyadari karena mahasiswa Prodi Perbankan Syariah pada umumnya berasal dari SMU/ SMK kebiasaan mengaji kurang dibandingkan dengan teman yang tamat madrasah apalagi pondok pesantren, maka kami setiap tahun melaksanakan kegiatan tadarusan ini, untuk mengejar ketertinggalan kami dari teman-teman yang berasal dari pondok tersebut.

     Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Dr. Iiz Izmuddin, MA, sangat senang dengan aktifitas mahasiswanya. Ada tantangan muncul kreatifitas untuk menaklukkan tantangan itu, covid-19 di lawan dengan teknologi komunikasi, whatsapp misalnya, begitu juga zoom, google meet. Yang penting apabila mahasiswa punya daya inovasi tak ada yang tidak mungkin. Selamatlah untuk semua mahasiswa yang punya kreatifitas ungkap Dekan yang suka lelucon ini. (GB)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *