Ayo Diskusi ! Online pun jadi “BERANI MENJADI PEMIMPIN”

     Judul di atas adalah sekelumit cuplikan pembicaraan mahasiswa Program Studi Manajemen Haji dan Umrah, yang pingin bertukar pikiran dalam berbagai aspek kehidupan, namun virus corona telah menganggu kelancaran beraktifitas mereka.

     Akhirnya mereka yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Progrm Studi (HMPS) Manajemen Haji dan Umrah menggelar acara Diskusi Online dengan Thema: Berani Memimpin, Cerdas Komprehensif, dan Berakhlak Mulia.

     Menurut Deni Ope Puspita, Ketua HMPS Manajemen Haji dan Umrah, tujuan dilaksanakan acara ini adalah menambah wawasan dan ilmu kepemimpinan mahasiswa Manajemen Haji dan Umrah dalam masalah kepemimpinn khususnya yang diterapkan oleh Rasulullah SAW. Setelah diskusi ini supaya mahasiswa berani memimpin, memiliki kecerdasan intelektual, sosial, dan spiritual, serta memiliki akhlak yang mulia yang mampu menerapkan pada diri sendiri, keluarga maupun dalam sebuah organisasi. Kegiatan ini diikuti seluruh hahasiswa manajemen haji dan umrah, yang berjumlah 250 melalui aplikasi whatsapp pada Kamis, 7 Mei 2020.

     Nama Narasumbernya adalah  Tosim A.Md, yang telah memiliki banyak pengetahuan  dalam persoalan kepemimpinan ini, apalagi Tosim juga  merupakan mantan  Ketum HMPS Perbankan Syariah D3. Yang memiliki pengalaman bagaimana memimpin organisasi secara baik dan benar menurut ajaran Rasulullah SAW.

     Tosim dalam pembicaraannya menyampaikan bahwa: “Ketika kita menjadi seorang pemimpin kita harus mampu bertanggung jawab, bertakwa kepada Allah SWT, adil, amanah, taat kepada perkara yang baik, suri tauladan bagi kelompok yang dipimpin, beretika dalam berbicara, memiliki ilmu pengetahun, dan cerdas komprehensif yaitu seseorang benar-benar bisa memahami bukan saja mengerti dalam suatu hal. Ketika menjadi seorang pemimpin akan  ada resiko yang akan terjadi. Ketika ada resiko atau suatu masalah maka seorang pemimpin harus mampu mencari solusi dari permasalahan tersebut yaitu dengan cara memusyawarahkan dengan anggota. Dalam mengambil sebuah keputusan seorang pemimpin harus mempertimbangkan segala hal nya supaya adil dan tidak berpihak kemanapun. Ketika pemimpin kita bisa meniru akhlak yang diterapkan oleh Rasulullah yaitu: shidiq, amanah, fatanah, tabliq”.

     Zikra Wahyuni, SS. MIS, selaku Ketua Prodi Manajemen Haji dan Umrah (MHU), memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan mahasiswa binaannya ini. karena dalam kondisi covid-19 begini masih tetap optimis melaksanakan kegiatannya, mudah-mudahan hasil yang diharapkan oleh Pengurus HMPS MHU dapat tercapai yakni  lahirnya pemimpin yang benar-benar meniru kepemimpinan Rasulullah.

     Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Dr. Iiz Izmuddin, MA, menjelaskan di tempat terpisah bahwa kepemimpinan itu juga harus dipelajari, walaupun ada pemimpin berdasarkan fitrah, sudah dibawa jiwa kepemimpinan itu dari lahir, tetapi apabila ditambah dengan dipelajari akan lebih sempurna. Apalagi kememimpinan Rasulullah, akan menjadikan mahasiswa menjadi pemimpinan yang sangat sempurna. Ini perlu kita agendakan setiap tahun, ungkap dekan mengahiri dukungannya terhadap kegiatan HMPS MHU ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *