PROFIL ALUMNI: NOVIA NENGSIH

     Novia Nengsih, S.EI., M.Ek. lahir 4 November 1990, di Tungkar, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Merupakan alumni Pondok Pesantren Al-Makmur Tungkar, tahun 2009. Kemudian melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi, dengan kosentrasi mengambil jurusan  Ekonomi Islam, pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri IAIN Bukittinggi. Dapat menyelesaikan studinya 3,5 tahun dengan menulis skripsi Konsepsi Sosialisme tentang Peran Negara dalam Bidang Ekonomi  menurut Perspektif Ekonomi Islam yang lulus tahun 2013.  Kemudian melanjutkan studinya, mendalami ekonomi islam di Univeritas Islam Negeri (UIN) Syarief Hidayatullah Jakarta. Tahun 2013-2015 dengan tesis “Peran Perbankan Syariah dalam Menginplementasikan Inklusi Keuangan di Indonesia“. Tahun 2017 melanjutkn ke S3,  Sekarang sedang menyeleaikan disertasinya yang berjudul  “Inklusi Keuangan dan Ketimpangan Ekonomi“. Sekarang Nengsih panggilannya  merupakn  Dosen di salah satu Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAIN), tepatnya IAIN Batusangkar.

     Menurutnya, “Pendidikan merupakan suatu proses panjang yang terencana.”  Perencanaan studinya di IAIN Bukittinggi (saat itu masih STAIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi) yang dimulai pada tahun 2009 berawal sejak sebelum mendaftarkan diri sebagai mahasiswa. Nengsih merupakan salah seorang mahasiswa pada jurusan Ekonomi Islam yang masuk melalui jalur prestasi. Ada dua alasan utamanya mengambil studi Ekonomi Islam di IAIN Bukittinggi. Pertama, ekonomi dan keuangan syariah mengalami perkembangan pesat di Indonesia. Banyaknya pembukaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam di berbagai perguruan tinggi di Indonesia serta semakin menjamurnya lembaga keuangan syariah di Indonesia merupakan peluang besar bagi para lulusan Ekonomi Islam. Kedua, IAIN Bukittinggi terletak di kota wisata Bukittinggi yang merupakan salah satu sentra bisnis di Sumatera. Keberadaan kampus yang strategis ini tentunya memberi peluang bagi mahasiswa untuk bisa langsung menyaksikan berbagai praktek ekonomi dan keuangan syariah.

     Proses pendidikan di IAIN Bukittinggi telah mengantarkannya menjadi salah seorang Sarjana Ekonomi Islam. Suatu proses pencapaian pendidikan yang sudah bisa mengantarkan dia dan teman-temannya  yang lain memiliki berbagai profesi seperti Banker, peneliti, akademisi, pengusaha, dan berbagai profesi lainnya. Ada banyak pilihan profesi yang bisa dilakukan oleh para sarjana Ekonomi Islam. Nengsih  adalah salah seorang yang memilih jalur akademisi. Pilihan pada profesi akademisi menuntut kelanjutan studi pada jenjang yang lebih tinggi, ungkapnya.

     Studi di IAIN Bukittinggi tidak hanya mengajarkan  tentang berbagai teori ekonomi Islam, tetapi IAIN Bukittinggi juga telah menjadi wadah bagi Nengsih untuk membangun berbagai relasi. Aktif pada berbagai organisasi internal dan eksternal kampus, membangun komunikasi baik dengan para dosen dan tenaga kependidikan, telah ikut membantu proses pencapaian karirnya. Relasi tersebutlah yang sampai saat ini terus berkontribusi positif bagi kehidupannya. (gb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *