Profil Alumni : “SERIUS ! INSYALLAH TARGET TERCAPAI”

Desi Ardila, S.EI. dari namanya diyakini lahir di bulan Desember tepatnya tanggal 18, tahun 1990,  di jambu Air Bukittinggi. Merupakan anak pertengahan dari tiga bersaudara. Merupakan anak pasangan Syafril dan Eflinda. Pendidikan formal Desi dilaksanakan di kota kelahirannya, Sekolah Dasar (SD) 21 Taluak Ampek Suku, SMP 2 Bukittinggi, SMKN  jurusan Administrasi Perkantoran. Kemudian dilanjutkan ke Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Sjech M. Djamil Djambek mengambil Jurusan Ekonomi Islam. Alasan Desi melanjutkan pendidikan ke STAIN, karena ingin mendapat dua manfaat sekaligus; di samping ilmu ekonomi, ilmu tentang agama juga di peroleh. Sebab sebelumnya Desi belum banyak mendapat ilmu keagamaan karena latar belakang pendidikan sebelumnya.  Perkuliahan di STAIN diselesaikan tahun 2013 menulis skripsi  dengan judul  “Analisis faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Sepeda Motor oleh Konsumen di Nagari Taluak  IV Suku Kabupaten Agam”. 

Desi semasa perkuliahan lebih tekun mendalami ilmu pengetahuan-pengetahuan yang di dapatkan di kampus ketimbang mengikuti dan aktif di organisasi, karena Desi punya target harus selesai tepat waktu dan segera mendapatkan pekerjaan sesuai dengan ilmu yang telah dimiliki dan dipahaminya. Semua ini dapat dibuktikan Desi tidak berapa lama setelah diwisuda,  Desi lulus dan dinyatakan di terima sebagai karyawan Bank Tabungan Perumahan Negara (BTPN) Syariah Bukittinggi, pada awal tahun 2015, sekarang sudah menduduki jabatan sebagai Senior Community Officer (marketing) .

Ibu dari Athafariz Radeya Fadhil ini,  sangat terkesan dengan almamaternya, karena telah memberikan banyak pengetahuan agama yang menjadi pegangan dalam menjalankan kehidupan khususnya dalam membina rumah tangga dengan Fadhli Reza, teman satu kampusnya sekarang bergerak di bidang perdagangan. Begitu juga pengetahun yang diperoleh sangat membantu Desi melaksanakan tugas-tugas yang diberikan kepadanya. Oleh karena itu Desi titip pesan kepada adik-adiknya; tuntutlah ilmu dengan sungguh-sungguh, jangan sia-sikan kesempatan yang ada. Semakin berilmu kita semakin gampang untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan, karena dunia pekerjaan sekarang tuntutannya semakin berat, profesionitas dalam ilmu pengetahuan dan profesionalitas dalam keterampilan. Bina diri untuk menjadi yang paling sempurna.(gb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *