Profil Alumni : “WISUDAWAN / TI TERBAIK PRODI PERBANKAN SYARIAH” Wisuda XIII 27 Agustus 2020

          Menurut Sandra Dewi, SE.,MM. Ketua Program Studi (Prodi) Perbankan Syariah (PS). Wisudawan /wati Terbaik Prodi PS pada wisuda XIII ini, memang sudah selayaknya Lusi Nawang Sari  karena Ketua Prodi yang calon Doktor  ini sangat mengetahui kepribadian mahasiswanya yang satu ini, anaknya rajin, tidak pernah tidak hadir dalam perkuliahan, begitu juga dalam mengumpulkan tugas selalu tepat waktu, dan sangat sopan dalam berkomunikasi dengan para dosen dan tenaga kependidikan yang ada di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). 

          Lusi Nawang Sari, SE.,yang  lahir di Mungka, Kecamatan Mungka, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat, pada 22 Oktober 1996, merupakan anak ke-2 dari 3 bersaudara, anak pasangan dari Orni dan Noflili Riati. Pendidikan Formal sampai tingkat SLTA dilalui di kampung halamannya, TK Asiyah Mungka, SD N 03 Kec. Mungka, SMP N 1 Kec. Mungka, SMA N 1 Kec Suliki. Perguruan tinggi dilanjutkan ke Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi, mengambil Prodi Perbankan Syariah. Alasan Lusi mengambil prodi ini karena prospek karir cukup panjang, industri perbankan merupakan industri yang tidak akan pernah mati karena industri ini menjadi penopang ekonomi. Begitu pula dengan keuangan syariah yang diprediksi masih akan banyak diminati hingga bertahun-tahun ke depan.

          Menyadari bagaimana perjuangan orang tuanya dalam membiayai perkuliahan, anak petani ini selalu ingat pesan kedua orang tuanya “Berbaktilah kepada kedua orang tuamu dan jangan lupakan agamamu serta teruslah berkarya”. Pesan ini dijalankan Lusi diantaranya dengan sungguh-sungguh belajar, tidak ada waktu tanpa membaca, hanya dengan banyak membaca kita dapat menyempurnakan ilmu pengetahuan yang sudah diterangkan dosen di kelas. Karena keterbatasan waktu, makanya kita yang menambahkan dengan membaca referensi-referensi yang sudah diberikan dosen di awal perkuliahan. Gudget yang dimiliki bukan digunakan untuk pergaulan saja, tetapi digunakan lebih banyak untuk sarana belajar. Mbah Google orangnya sangat pintar tergantung kita memanfaatkan pertemanan dengan “ insan “ langka ini saja untuk proses mencari ilmu pengetahuan, ungkap Lusi .  Disamping itu dia selalu taat menjalankan ibadah, dan yang penting juga menjaga hubungan dengan orang tua dengan menyaga perasaannya, jangan sekali-kali kita membikin kecewa orang tua dengn sikap dan perkataan kita. Lusi selalu minta doa restu kepada kedua orang tuanya, apalagi masa-masa menghadapi berbgai ujian-ujian di kampus, hasinya Lusi pada setiap semester , Indeks Prestasi (IP) tidak pernah dibawah 3.60.

          Bagi Lusi kuliah di IAIN Bukittinggi memiliki banyak keuntungan, disamping menguasai ilmu umum dan sekaligus memperoleh ilmu-ilmu agama, sebagai pegangan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Untuk menyelesaikan studinya Lusi menulis Skripsi dengan judul : Pengaruh Brand Image dan Brand Trust Terhadap Keputusan Pembelian Produk Tabungan Haji dan Umrah PT BPRS Al-Makmur, yang dibimbing oleh Ali Rahman, SH.,MH dan Sandra Dewi, SE.,MM.  dalam mempertahankan skripsi dihadapan pengujinya, Lusi terbilang sukses, setelah di akumulasikan nilai seminar proposl, nilai Comprehensif serta nilai bimbingan dan Munaqasah,  di akhir perkuliah IP Komulatifnya 3.73, predikat kelulusan Dengan Pujian (cume laude). Dinyatakan oleh Dekan FEBI sebagai lulusan terbaik di prodinya.

          Akhirnya Lusi berpesan untuk Juniornya : “Rajin-Rajin lah dalam proses belajar dan masuki keorganisasian yang mendukung serta teruslah ukir prestasi baik itu dalam kampus maupun di luar kampus”. Dan ucapan terima kasih kepada segenap civitas Akademika FEBI dan mohon maaf jika ada kekeliruan selama menempuh perkuliahan.(gb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *