“SINERGISITAS PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DENGAN BISNIS SYARIAH DI ERA MODERN”, Tema Studium Generale Prodi MBS sekaligus Penandatanganan MOU

          Studium Generale merupakan sebuah forum diskusi ilmiah dalam bentuk kuliah umum bagi mahasiswa yang bertujuan untuk memperkuat kemampuan akademik mahasiswa di luar perkuliahan regular serta memberikan suasana akademik di lingkungan kampus.
          Community-based Economic Development merupakan sebuah tema yang sangat menarik untuk diperbincangkan, terutama dalam kondisi pandemic global yang memang menyebabkan kollapsnya berbagai sector ekonomi. Konsep srategi pembangunan yang berbasis komunitas yang bersifat bottom up dan berupaya untuk menemukan peluang serta berupaya untuk meningkatkan daya saing, sehingga mampu bertahan dalam kompetisi merupakan kata kunci yang harus ditransformasikan ke dalam program kegiatan ekonomi. Mahasiswa dapat mengambil peran penting didalamnya untuk sama-sama membangunan nagari. Ungkap Dr. Hesi Eka Puteri SE. M. Si. Wakil Dekan Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan FEBI, sewaktu membuka acara Studium Generale Prodi Managemen Bisnis Syariah (MBS), Rabu, 11 November 2020, mewakili Dekan FEBI.

          Studium Generale MBS ini menghadirkan Narasumber; Rafdinal S.Sos., M.Tp Direktur Perencaan dan Identifikasi Daerah Tertinggal, Dirjen PDT, Kementrian Desa dan Transmigrasi. Dan Ivan Muftialdi SE. MM. Direktur PT Sirukan Lumbung Nagari, Kedua Narasumber saling bersinergi memberikan materi dan pemahaman kepada peserta. Rafdinal lebih mengedepankan kebijakan-kebijakan kementerian yang didasari kepada landasan-landasan yuridis mulai dari Undang-Undang, Keputusan-Keputusan Menteri terkait dengan Pengembangan ekonomi yang berbasis kepada komunitas, sedangkan Ivan lebih menekankan kepada praktek pengembangan ekonomi komunitas di nagari Sirukam, yang mengembangkan berbagai usaha untuk memacu tercapainya program kementerian, dengan memberikan contoh riel bagaimana PT Sirukan Lumbung Nagari, memberikan pemahaman kepada masyarakat, merencanakan, melaksanakan, serta mengevaluasi program pengembangan tanaman Nilam, sebagai komuditi andalan Nagari Sirukam yang sekarang sudah menampakkan hasil. PT Sirukam sedang melakukan penjajakan untuk pengembangan usaha lainnya demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Nagari Sirukam.
Kegiatan ini diikuti oleh 350 lebih partisipan, terdiri dari mahasiswa MBS, dosen dosen FEBI dan berbagai pihak yang merasa punya tanggungjawab untuk ikut mengembangkan program ini demi kesejahteraan Negara Indonesia. Kegiatan ini di pandu oleh Yenti Astari Dewi SE.Akt.,MM. sebagai Ketua Prodi MBS.
         Studium General Prodi MBS ini di awali dengan penanda tanganan MoU antara FEBI dengan PT.Sirukam Lumbung Nagari, yang diparaf oleh Dr. Hesi Eka Puteri SE., M.Si, dan ditanda tangani oleh Ivan Muftialdi Direktur PT. Sirukam Lumbung Nagari. Dimana masing-masing pihak dalam penandatanganan itu, mengharapkan ada manfaat besar yang harus dipetik dari kerja sama ini, apalagi Nagari sangat membutuhkan sentuhan perguruan tinggi, untuk membimbingnya agar bisa tercapai tujuan Kementrian Desa dan Tranmigrasi ini, ungkap Ivan Muftialdi.SE.MM, Sambil memperlihatkan naskah MoUnya kepada Dr. Hesi Eka Putri SE.M.Si.(gb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *