Febrina Harlian, Utusan HMPS Parsya Mengikuti Lomba Bergengsi Tingkat Sumatera Barat

          Febrina Harlian merupakan mahasiswa prodi Pariwisata Syariah, yang lahir di Pekan Selasa 05 Februari 2002. Gadis di Solok Selatan, memiliki segudang prestasi di antaranya; yaitu Juara pertama Pencak Silat Malioboro 5 Yogyakarta tahun 2017, Juara II Pencak Silat (Kategori Baniah 2) pada tahun 2018, Practitioners Of Minangkabau Silek Retreat II Tahun 2019. Di samping prestasi di bidang lainnya.
          Prestasi-prestasi di bidang seni tradisional ini pula yang mendorongnya untuk mengambil Program Studi Pariwisata Syariah, karena Harlian yakin bakat dan prestasi yang dimilikinya bisa dikembangkan sebagai bagian dari daya tarik pariwasita, khususnya bagi Kabupaten Solok Selatan yang sedang gencar-gencarnya mengembangan kepariwisataan.
          Berdasarkan prestasi dan banyak bakat yang dimilikinya, Harlian di utus oleh HMPS Parsya kegiatan FESTMABIKO yang diadakan oleh HMPS Bimbingan konselling IAIN Batusangkar dengan tema “Saiyo Sakato Mako Manjadi” Dalam Mengasah Kreativitas Anak muda Bangsa Di Masa Pandemi Covid-19, yang akan dilaksanakan pada tanggal 15-29 November 2020.
          Menurut Nafizah Azzahra, Sekretaris HMPS Parsya, Harlian mengikuti Perlombaan Baju Basiba. Disamping postur yang ideal untuk mengenakan baju kurung basiba, bakat dan keterampilan lain yang dimiliki sangat mendukung untuk memenangkan perlombaan ini. Harlian juga menampilkan pencak silat, dengan filosofis; “baju kurung basiba anggun nan rancak pemakainya juga bisa beladiri”.

          Dekan FEBI, sangat mesupport kegiatan ini, karena bagi mahasiswa Pariwisata Syariah ini merupakan wadah untuk mengembangkan diri, dan potensi masyarakatnya guna mendukung berkembangnya pariwisata. Ke depan pariwisata sangat menjanjikan karena sudah jadi kebutuhaan saat sekarang. Tinggal bagaimana kita mengambil manfaat dari kondisi yang ada itu. Ungkap Dr. Iiz Izmuddin MA.
          Amsah Hendri Doni, SE.,ME, selaku Ketua Prodi Parsya juga memberikan apresiasi dan meminta dukungan kita semua untuk kesuksesan Febrina Harlian di ajang lomba itu, dengan ikut follow, like dan komen instagram di bawah ini. Menurut Amsah juga banyak mahasiswanya yang menjadi Duta Wisata baik tingkat kabupaten/ kota maupun tingkat provinsi, ini perlu kita kembangkan, karena memberikan banyak nilai dan manfaat ke pada mahasiswa, Selamat memberikan dukungan semoga sukses kata Hamzah mengakhiri pembicaraannya. (gb)

https://www.instagram.com/p/CH7NAzlAdVS/?igshid=bfbhab0hg0qi

Foto profil lombabajumuslimbasibahhmjbk

Assalamualaikum,
Hai uda uni kece👋

Jangan lupa like dan support uda/uni peserta Baju Basibah muslim favorit kamu ya☺️

Peserta 08
Nama : Febrina Herlian
Jurusan : Pariwisata Syariah
Kampus : IAIN Bukittinggi

Terima kasih😉
Jangan lupa like, komen, dan share ya👍🏻

#FestMabiko 20
#BasibahMuslim
#HMJBK

#Repost @febrina_harlian
• • • • • •
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Febrina Harlian
Nim : 3520067
Semester : 1
Kampus : IAIN Bukittinggi

Saya mohon do’a dan dukungan dari Kakak” dan teman” semua🙏 Dalam lomba FESTMABIKO cabang lomba BAJU KURUANG BASIBA yang mana Baju kurung basiba adalah salah satu baju kebanggan minangkabau, baju basiba pada saat sekarang ini sangat minim kaum milenial muda memakainya, padahal di zaman sekarang ini seharusnya kita sebagai kaum milenial muda harus terus mengenakannya dikarenakan baju basiba berguna untuk melindungi para wanita dari banyaknya kejahatan dan pelecehan yang diterima oleh wanita wanita di Indonesia. Kita sebagai kaum milenial muda sudah seharusnya melestarikan pakaian adat minangkabau agar tetap eksis di era modern sekarang dan tidak diambil oleh negara-negara lain.. dengan kita melestarikan baju adat kita maka kita juga ikut berpartisipasi dalam mempertahankan adat budaya minangkabau dari ancaman modernisasi di dunia…Festival baju kuruang basiba merupakan satu pendorong kaum wanita untuk berpakaian selayaknya wanita Minangkabau dan mereka menjadi enggan untuk memakai pakaian ketat yang seharusnya bukan pakaiannya.
Baju kurung basiba dikenal sebagai pakaian adat perempuan Minangkabau. Secara definisi baju kurung basiba adalah pakaian adat khas perempuan Minangkabau yang bentuknya longgar dan panjang sampai ke lutut. Mempunyai siba, kikik pada ketiak dan lengannya panjang sampai pergelangan tangan, leher tanpa kerah dan bagian depan sedkit dibelah sebatas dada. yang di adakan oleh @hmjbkiainbatusangkar oleh karena itu saya mohon dukungannya dengan cara like and coment di akun @lombabajumuslimbasibahhmjbk
atas doa dan dukungannya saya ucapkan terimakasih 🙏
#fesmabiko
#basibamuslim
#hmjbk
#Gadihminang
#solokselatan
#iainbkt
#parsyaiainbkt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *