Profil Wisudawan Terbaik FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM (FEBI) ANISA RAHAYU “Keyakinan yang Membawa Berkah“

          Anisa Rahayu, anak pasangan Hasan dan Ratna dilahirkan di Lubuk Sikapaing tepatnya 23 maret 1999. Sulung dari tiga beraudara ini, menempuh pendidikan formalnya, SDN 6 Lubuk Sikaping, MTSn Ujung Gading dan SMN 1 Lembah Malintang, Berasal dari keluarga yang sangat sederhana karena Hasan bekerja sebagai pedagang kaki lima sedangkan ibunya Ratna sebagai ibu rumah tangga. Anisa yang mempunyai motto dalam hidupnya “ Never Give Up on Your Dream“ ingin menempuh pendidikan sampai ke tingkat sarjana, namun setelah lulus SMA tidak diizinkan kedua orang tuanya untuk kuliah, dikarenakan faktor ekonomi.
          Anisa tidak menyerah untuk mewujudkan mimpinya menjadi sarjana, Anisa selalu berupaya meyakinkan kedua orang tuanya, dan dibantu juga oleh keluarga besarnya untuk memberikan supor dan keyakinan kepada Hasan dan Istrinya menguliahkan Anisa. Akhirnya Anisa diperbolehkan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, dengan janji kuliah sungguh-sungguh dan tamat dalam 3,5 tahun. Alhamdulillah, berkat kegigihan dan janjinya kepada orang tuanya di semester satu nisa mendapatkan IP tertinggi 3,75 dan dapat dipertahankan dari semester ke semester berikutnya, sehingga di wisuda ini Anisa memperoleh IPK 3,75 predikat yudicium, DENGAN PUJIAN menjadi wisudawan terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) wisuda Angkatan XV, Kamis 22 April 2021.
          Memasuki semester 5 Anisa menyadari untuk memasuki dunia kerja, kita tidak hanya membutuhkan IPK yang tinggi namun juga skill dan kemampuan berbicara dan bekerjasama dengan orang lain, hal ini menurut Anisa hanya didapatkan melalui organisasi. Dari semester satu sampai empat Anisa fokus pada nilai perkuliahan, namun pada semester 5 Anisa memasuki dunia organisasi baik internal maupun eksternal, yakni sebagai bendahara umum DEMA FEBI periode 2020, ORBIT, IBC serta aktif di kepengurusan IMM. Bagi Anisa walaupun sibuk di organisasi, namun tetap bisa membagi waktunya sehingga tidak mempengaruhi perkuliahan.
Berkat perjuangan dengan kiat sukses “teruslah belajar dan mengembangkan diri dengan sempurna, dan jangan menyerah kepada keadaaan“ bulan Februari 2021 sembari menyusun skripsi Anisa menerima tawaran kerja di Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Lubuk Sikaping, Alhamdulillah sembari menunggu sidang dan wisuda Anisa bisa mulai bekerja mempraktekkan ilmu yang didapatkanya selama kuliah di jurusan Akutansi Syariah, FEBI IAIN Bukittinggi di bank tersebut.
          Menurut Tartila Devi SE. M.Akt Ketua Prodi Akutansi Syariah, yang juga sebagai pembimbing Skripsinya Anisa, menyampaikan apresiasi atas capaian Anisa ini, sebagai wisudawan terbaik, hal ini di capai Anisa berkat kegigihan dan ketekunan Anisa mengikuti perkuliahan, sikap ramah dan sopan nya kepada kita dosen, selaku orang tuanya di kampus.
Dr. Iiz Izmuddin MA menyampaikan pujian kehangatan untuk mahasiswanya ini, “benar Anisa, IPK saja tidak menjamin untuk segera mendapatkan pekerjaan, perlu skil-skil tambahan untuk kesempurnaan kepribadian, ini hanya di dapatkan dengan benar benar berorganisasi, bukan asal-asal saja, sehingga kita memperoleh banyak hal, kemampuan berkomunikasi, bekerjasama dan sebagainya”, ungkap Dekan FEBI ini, sambil mengajungkan jempolnya untuk Anisa Rahayu SE.
          Akhirnya Anisa berpesam kepada para mahasiswa “Sesibuk apapun seorang aktivis dengan dunia organisasi namun jika kita bisa membagi waktu kuliah kita tidak akan keteteran, jadi tidak ada alasan bahwa menjadi seorang aktivis itu bisa memperlambat wisuda, hal itu tergantung dari kemauan dan usaha diri kita sendiri. Ketahuilah mencari uang itu susah maka hargailah hasil jerih payah orang tua mu untuk menyekolahkanmu jangan hanya berleha-leha, bahagiakanlah kedua orang tua mu selagi mereka masih ada“. Anisa mengakhiri pembicaraannya.(gb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *