KULIAH MODERASI BERAGAMA DI ERA MEDIA SOSIAL

          Rabu/ 29 September 2021. Kuliah Umum moderasi beragama FEBI bertajukan Moderasi Beragama di Era Media Sosial sangat menarik dan membuka wawasan yang luas disampaikan oleh Prof. Nur Syam, M.Si Pendiri Nur Syam Center (NSC) dan Friendly Ledearship Training (FLT). Kuliah Umum Moderasi Beragama di FEBI ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor I /Dr. Asya’ari MSi. Dihadiri oleh para dosen dan mahasiswa selingkup FEBI. Kehadiran mahasiswa untuk mengikutinya yang berjumlah hampir 400 orang lebih mahasiswa.

          Mahasiswa harus bijak dan cerdas serta selektif dengan perkembangan arus globalisasi, media social yang sebagai media bertarungnya segala persoalan mulai dari pendidikan, politik dan sampai kepada pemikiran Islam atau paham keagamaan yang kadang saling menyalahkan dan mengkritik. Antara lain : perseteruan antara Wahabi dengan NU. Adanya arus bidah yang kuat dan pembunuhan karakter dari NU yang menyuarakan Moderasi beragama, Kaum konservatif, adanya kafir mengkafirkan sesama Islam.

          Jadi mahasiswa jangan sampai terjebak dengan adu domba dan dibius oleh segala sesuatu yang bisa memecah belah kita sesama agama, berbeda ras, suku dan juga beda agama. Mahasiswa harus Speak up dengan Islam wasathiyah agar bisa bertabayun. Kemudian  Banyak punya wawasan agama, wawasan ilmu yang luas sehingga tidak mudah terjebak dengan Liberalisme, Sekularisme, Radikalisme yang tidak disadari menyerang pemikiran umat Islam dan salah bertindak, berprilaku dan beramal bagi mahasiswa FEBI IAIN Bukittinggi. Banyak tantangan yang ditemui umat Islam tapi semua dijadikan peluang untuk maju cara berpikir dan bertindak secara benar sesuai dengan ummatan wasathan.

          Kuliah moderasi beragama  selaku moderatornya ust Irwandi Nashir M.Pd selaku Ketua Rumah Moderasi Beragama ini, mendapat respon dan tanggapan yang sangat antusias bagi mahasiswa terhadap materi yang disampaikan secara panjang lebar oleh nara sumber Prof Nursyam. Dan ust Irwandi menyimpulkan dan menekankan pentingnya wadah untuk meluruskan faham yang salah dengan adanya rumah moderasi beragama. Dan akan melahirkan mahasiswa yang mempunyai nilai nilai keberagamaan yang luas dan harmonis menyikapi antar perbedaan yang ada. Dan menjadi mahasiswa yang cerdas dalam menyikapi faham agama di media social era digital. Kuliah ditutup secara resmi oleh Pak warek I Dr. Asyari, M.Si. (TIM Redaksi FEBI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *