HMPS EKONOMI ISLAM MELAKSANAKAN PBAK UNTUK MENSOSIALISASIKAN VISI DAN MISI PRODI

          Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) merupakan kegiatan yang bertujuan pengenalan masalah akademik dan kemahasiswaan kepada mahasiswa baru. Pengenalan menyangkut sistem akademik dan kemahasiswaan baik pada level institut, fakultas, maupun tingkat program studi. Dalam kegiatan tingkat Prodi Ekonomi Islam, Ketua Prodi Rini Elvira, SE., M.Si menyampaikan sejarah prodi ekonomi islam, visi, misi, tujuan dan kurikulum serta kompetensi yang ada dalam program studi ekonomi islam. Dalam konteks sejarah program studi ekonomi islam berdiri pada tanggal 1 November 2007.

Terkait dengan Visi dan Misi Prodi Ekonomi Islam, Rini Elvira menjelaskan sbb;

Visi Prodi Ekonomi Islam; Unggul dalam Pengembangan dan Penerapan Ekonomi Pembangunan Islam yang Berdasarkan Integritas Keilmuan pada Tahun 2025.

Misi, Prodi Ekonomi Islam;

  1. Mempersiapkan sumber daya insani yang memiliki kompetensi dalam ekonomi pembangunan islam.
  2. Menyelenggarakan proses pembelajaran yang terbaik dengan mengedepan nilai-nilai islami.
  3. Menjalin kerjasama dengan lembaga-lembaga terkait.
  4. Menjadikan pusat penelitian, pengabdian dan pengembangan Ilmu Ekonomi Pembangunan Islam.

          Kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan ini diadakan pada tanggal 25 September 2020 yang dilaksanakan secara online melalui aplikasi zoom. Hal ini mengingat kondisi yang masih belum membaik akibat pandemic covid 19. Kegiatan ini dihadiri 227 orang mahasiswa baru ekonomi islam angkatan 2020, serta semua pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ekonomi Islam.

          Pada kesempatan ini Ketua HMPS Ekonomi Islam, mengajak yunior-yuniornya untuk mengikuti kegiatan perkuliahan secara benar, sesuaikan tindakan dengan niat adik-adik kesini, disamping itu ditekan juga oleh Sonya Pareswari, arti penting berorganisasi. Dengan ikut berorganisasi akan memperoleh pengetahuan dan pengalaman untuk mengembangkan dan menggali potensi-potensi diri yang tidak didapatkan di bangku kuliah. Jangan hanya menjadi mahasiswa “kupu-kupu” (kuliah pulang-kuliah pulang) mari bersama-sama kita menggali potensi diri dengan menjadi mahasiswa “kura- kura” (kuliah rapat-kuliah rapat). Memang secara riel butuh pengorbanan, baik waktu, tenaga, maupun materil. Tapi ini manfaatnya akan dirasakan setelah kita menamatkan perkuliahan di kampus kita ini ungkap Sonya mengakhiri sesi dari pengurus HMPS Ekonomi Islam.(gb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *