Melirik Penelitian Unggulan Melalui Studium Generale Prodi S2 Ekonomi Syariah

          Kamis, 25 Maret 2021. Program Studi S2 Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bukittinggi telah melaksanakan kegiatan akademik dalam bentuk Studium Generale. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh program studi magister Ekonomi Syariah. Studium generale di awali dengan penendatanganan kerjasama memorendum of understanding (MoU) oleh Dr. Iiz Izmuddin,MA (Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bukittnggi) dengan Prof. Dr. Nasir Azis, SE., MBA (Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala Banda Aceh). Selanjutnya dilanjutkan dengan penanda tanganan Memorendum Of Agreement (MoA) antara Ketua program studi Magister Ekonomi Syariah IAIN Bukittinggi dengan Ketua prodi Magister Ilmu Ekonomi Universitas Syiah Kuala.  Studium generale ini mengambil tema “Penelitian Unggulan Dan penguatan Publikasi ilmiah Bereputasi”. Dasar utama pemilihan tema ini melihat kepada output lulusan magister Ekonomi Syariah yang dapat menghasilkan peneliti, ilmuan yang prefesional dibidang ekonomi syariah yang berdaya saing global dengan penguasaan teknologi. Narasumber dalam kegiatan studium generale terdiri dari dua orang pakar, peneliti serta dosen yang telah memiliki kapasitas dan reputasi pada research nasional dan internasional. Prof. Dr. M. Shabri Abd Majid, SE, M.Ec., merupakan guru besar ekonomi Universitas Syiah Kuala banda Aceh. Dr. Hesi Eka Puteri, SE.,M.Si (Wakil Dekan I FEBI IAIN Bukittinggi), sekaligus peneliti dan dosen Pascasarjana Ekonomi Syariah. Hasil dari kegiatan studium generale ini dapat membuka wawasan, keterampilan mahasiswa dan dosen dalam melirik penelitian-penelitian unggulan sehingga hasilnya dapat bermuara pada publikasi ilmiah bereputasi. Tema ini sangat menarik karena disajikan oleh dua orang pakar yang mampu di bidangnya, sehingga antusias peserta dan waktu yang disediakan belum cukup untuk mengupas habis tema yang disajikan. Semoga untuk kedepan program studi S2 Ekonomi Syariah bisa menjadi pionir dalam mutu reserch mahasiswa dan dosen sebagai bagian dalam mewujudkan kualitas tri dharma perguruan tinggi. (Awl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *